Analisis Implikasi Korupsi terhadap Implementasi Keadilan Sosial di Indonesia

Authors

  • Azzi Kamal Fuad Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon Author
  • Manih Nuraini Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon Author
  • Jahra Halimatul Hasanah Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon Author
  • Fanisa Nur Azizah Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon Author

Abstract

Sebagai dasar negara, Pancasila, khususnya sila ke-5 tentang 
“Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” menekankan 
pentingnya keadilan tanpa diskriminasi. Namun korupsi yang 
merajalela di berbagai sektor menghambat tercapainya keadilan 
sosial. Dampaknya terlihat pada ketimpangan ekonomi, buruknya 
pelayanan publik, dan menurunnya kepercayaan masyarakat 
terhadap institusi pemerintah. Korupsi, yang didefinisikan sebagai 
konseptualisasi kekuasaan untuk kepentingan pribadi, menyebabkan 
hilangnya dana publik yang dialokasikan untuk kesejahteraan 
masyarakat. Akibatnya, terciptalah siklus ketidakadilan sosial, di 
mana kelompok rentan menjadi korban utama. Dalam konteks 
keadilan sosial, korupsi menghalangi distribusi sumber daya dan 
kesempatan secara merata, sehingga memperbesar kesenjangan 
sosial. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan upaya pemberantasan 
korupsi yang melibatkan pemerintah, lembaga antikorupsi, dan 
masyarakat. Partisipasi masyarakat sangat penting sebagai langkah 
preventif dan pengawasan, baik terhadap korban maupun komponen 
negara. Pemberantasan korupsi yang transparan dan akuntabel 
menjadi langkah strategis untuk mewujudkan keadilan sosial yang 
merata bagi seluruh rakyat Indonesia

Downloads

Published

2025-09-24