Inkar Sunnah: Tinjauan Historis, Argumentatif, dan Respons Ulama Hadis terhadap Penolakan Sunnah Nabi Muhammad SAW
Keywords:
Inkar Sunnah, Hadits, Pemikiran IslamAbstract
Inkar Sunnah: tinjauan historis, argumentasi yang dikembangkan oleh para penganutnya, serta respons ulama hadis. Secara historis, penolakan terhadap sunnah Nabi telah muncul sejak masa sahabat, namun baru berkembang secara sistematis pada masa Abbasiyah dan mengalami transformasi dalam bentuk modern di era kontemporer. Inkar Sunnah klasik cenderung bersifat individual dan temporer, sedangkan Inkar Sunnah modern bersifat terorganisir, ideologis, dan sulit diluruskan. Argumentasi utama kelompok ini berpusat pada penolakan hadis sebagai sumber hukum Islam dan pengakuan eksklusif terhadap Al-Qur’an, yang diikuti dengan interpretasi subjektif tanpa dasar keilmuan yang sah. Menanggapi hal ini, para ulama hadis seperti Imam al-Syafi’i, Ibnu Hazm, dan al-Baihaqi memberikan bantahan metodologis yang kuat, menegaskan bahwa sunnah merupakan bagian tak terpisahkan dari ajaran Islam. Studi ini menekankan pentingnya penguatan literasi keislaman dan pengajaran metodologi keilmuan yang kokoh sebagai upaya preventif terhadap penyebaran paham Inkar Sunnah



