Urgensi Ilmu al-Jarh wa al-Ta’dil dalam Menyaring Hadis-Hadis Lemah dan Palsu

Authors

  • Akhmad Ghani Kharir Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia Author
  • Atiyyatul Maula Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia Author
  • Ipik Chanina Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia Author
  • Amru Neha Kibtiana Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia Author

Keywords:

Jarh wa Ta’dil, Ilmu hadis, Hadis Palsu

Abstract

Ilmu al-Jarh wa al-Ta’dil merupakan cabang penting dalam disiplin ilmu hadis yang berfungsi untuk menilai kualitas dan kredibilitas para perawi hadis. Dalam konteks sejarah perkembangan Islam, keberadaan ilmu ini menjadi benteng ilmiah dalam menyaring hadis-hadis yang lemah (dha‘if) dan palsu (maudhu‘), yang banyak muncul akibat kepentingan politik, ideologis, atau ketidaktelitian para perawi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu al-Jarh wa al-Ta’dil, mengidentifikasi kriteria penilaian perawi, menganalisis urgensinya dalam menjaga otentisitas hadis, serta menelaah penerapannya dalam tradisi kritik hadis klasik dan relevansinya di era kontemporer. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap sumber-sumber klasik dan kontemporer dalam bidang ilmu hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa ilmu al-Jarh wa al-Ta’dil tidak hanya berperan sebagai alat seleksi sanad dan matan hadis, tetapi juga sebagai fondasi utama dalam membangun keilmuan hadis yang objektif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam era modern, pemahaman terhadap ilmu ini semakin penting untuk mengatasi maraknya penyebaran hadis yang tidak sahih di tengah masyarakat

Downloads

Published

2025-03-30